Senin, 29 Maret 2010

Object Reference

Shikamaru Nara (奈良シカマル) adalah salah satu tokoh protagonis dalam serial manga dan anime Naruto. "Shika" berarti rusa dan "maru" bisa berarti "lingkaran" atau "berkembang dengan baik" tetapi biasa digunakan sebagai nama anak lelaki. Nara juga adalah salah satu nama prefektur dan kota di Jepang yang memiliki taman dengan banyak rusa.




Shikamaru adalah seorang anak dari klan Nara yang seangkatan dengan Naruto. Dia sangat pemalas dan baik hati. Dia bersama Naruto, Kiba, dan Chouji sering ditegur oleh guru Iruka Umino. Sesungguhnya Shikamaru adalah anak yang pintar. Tingkat kecerdasannya (IQ) mampu mencapai 200. Kekurangannya adalah gemar tidur siang sambil memandangi awan daripada berlatih ninjutsu. Chouji bahkan berkata bahwa Shikamaru bisa saja melebihi Sasuke.
Setelah lulus dari akademi, dia satu kelompok bersama Chouji dan Ino dibawah bimbingan Asuma. Dia menyebut dirinya sendiri sebagai "penakut nomor satu" dan "paling jago melarikan diri," padahal dia hanya tidak ingin menggunakan kekuatannya dan malas berurusan dengan orang, apalagi mempertaruhkan nyawa. Shikamaru tidak mempunyai cita-cita yang tinggi, dia hanya ingin menjadi ninja biasa. Ia berharap agar menikah dengan perempuan yang tidak cantik tetapi juga tidak jelek, lalu punya dua orang anak. Ia juga berharap agar anak pertamanya berjenis kelamin perempuan, sedangkan anak keduanya laki-laki. Dan ia berencana setelah anak pertamanya menikah, dia akan pensiun dari dunia ninja untuk terjun ke bidang pertanian.
Di Ujian Chuunin, dia bertemu dengan Temari, yang sangat tidak serasi dengan dirinya. Walaupun begitu, sepertinya terjalin hubungan aneh diantara keduanya. Walaupun sekarang dia juga dekat dengan Ino, rekan satu timnya. Sebagai pemimpin tim, dia sangatlah cocok karena dapat berpikir cepat dan logis. Kelebihannya satu ini seringkali menyelamatkan dirinya dan teman-temannya dari kematian. Dia juga sangat menggemari shogi, dan acap kali menang bermain melawan asuma. Dia adalah satu-satunya shinobi yang naik menjadi chuunin di ujian kali ini.

Karakteristik

Shikamaru berambut lurus dan diikat keatas, seperti samurai. Rambutnya hitam dan bagian dahinya dibiarkan terbuka.memakai anting dikedua telinganya. Pelindung kepala yang dipasang di lengan bagian kirinya. Wajahnya sangat mencirikan dirinya, pemalas dan cuek. Setelah ujian chuunin, dia mengenakan jaket pelindung dari desa sebagai pengganti jaketnya yang lama. Dia mengenakan celana 3/4 berwarna hijau. Setelah naruto II, dia mengenakan baju lengan panjang dan celana panjang berwarna hitam. Dia tidak begitu tinggi, hampir seperti naruto.

Kemampuan

Shikamaru memiliki kelebihan di bidang strategi dan taktik. Hal ini tak lain karena dia memiliki IQ diatas 200 (genius). Kecerdasannya hanya bisa dilampaui oleh Kakashi. Bahkan Kakashi pun dibuat heran dengan kecepatannya dalam menyusun strategi. Kegeniusannya Shikamaru dibuktikan ketika dia berhasil menjebak Temari, Tayuya, bahkan anggota Akatsuki yang terkenal hebat dan sadis,Hidan dan Kakuzu. Meski kekuatan /chakra yang dimilikinya tidak sekuat teman-temannya, namun dengan kecerdasannya dia bisa membalikkan keadaan genting seperti apapun menjadi kemenangan gemilang. Ini juga didukung kemampuan klannya yaitu mengendalikan bayangan. Dengan kemampuannya ini dia bisa menjebak musuh masuk ke perangkapnya dengan kecerdasannya. Hanya saja dia kurang berlatih, lebih tepatnya malas, sehingga kemampuannya sebagai shinobi tidak sehebat naruto atau neji, hanya saja, ia selalu melatih kemampuan menyusun strateginya melalui Shogi, atau catur Jepang bersama Asuma yang mengaku selalu kalah, walaupun saat ini Shikamaru bermain dengan Shikaku, ayahnya.

Jumat, 26 Maret 2010

EPIC FAIL part 1

Bismillah.

Ini adalah salah satu dari kejadian berseri, kumpulan dari hal - hal bodoh yang saya lakukan di kampus. Ini adala episode, sambutlah



EPIC FAIL part 1.

1. FAIL! Kuis Fisika
waktu itu baru masuk semester pertama, mulai ketemu sama yang namanya fisika di universitas dan itu kedua kalinya gw menghadapi kuis online. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, gw berinisiatif untuk men - savepage - soal tersebut pada attemp pertama (soalnya ada dua attemp). setelah itu gw iseng - iseng kerjain soalnya dan dapat nilai 3 (hiks). setelah itu ada pilihan instruksi berikutnya, karena gw lagi buru - buru langsung aja klik asal - asalan.
besoknya, temen gw bilang kalo ternyata ada selang 1 hari sebelum attemp ke 2 bisa di akses, gw hanya meng iyakan. besoknya pas gw attemp bareng temen2, voila! ternyata attemp kemaren belum sepenuhnya gw tutup, sedangkan deadlinenya hari ini. jadilah kuis pertama ini bernilai 0 besar.

hikmah :
1. selesaikan sesuatu sampai tuntas
2. baca instruksi, apapun soalnya, agar tidak terjadi kesalahpahaman
3. banyak - banyak doa

tunggu kisah EPIC FAIL selanjutnya!

Senin, 01 Februari 2010

The Power of Beliefs

In the name of God, the most merciful.

That day.
It was Raining thru the sky of Depok city.
i just have walked away from MIPA faculty, attending the ceremonial event on
drawing contest.

That day.
Was a special day for the third grade students of high school.
My University held an enormous event, when all the students from Jakarta and companions
are gathering, The Bedah Kampus.

Well, i have a duty to attend my school bus, in order to inform my organizations
in here.

Jadi, ceritanya waktu itu saya belum sholat ashar, kalo ikut naik bis, takut ga dapet, akhirnya saya memutuskan untuk sholat di salah satu mushola fakultas. Tentu, dengan mempertimbangkan keadaan (takut ditinggal : p ), saya berpesan ke salah seorang teman "gw sholat dulu yak, jangan ditinggal". Taro tas, berangkat.

Selesai sholat, gw sesegera mungkin menuju bis. Sesampainya di tkp..

BISNYA GA ADA

panik. pusing. pening.
yang ada di kepala gw hanya bagaimana nasib tas gw yg berisi laptop didalamnya. turunnya hujan semakin menambah bumbu menyedihkan. Akhirnya, gw duduk termenung di bawah pohon. Mencoba memahami ap yg terjadi, gw di tinggal bis.

Namun, di sela-sela perenungan gw, gw mengingat satu kalimat bijak, "Allah akan memberi jalan keluar bagi hambaNya yg bertakwa.", tanpa disadari otak gw tiba-tiba kembali berputar, dengan gaya berpikir layaknya Shikamaru Nara, gw mulai menganalisis kemungkinan yg terjadi.

Aha! Layaknya mendapat titah dari langit, gw inget bahwa bus itu ga langsung balik, di muter2 dulu di UI untuk tour, dan pemberhentian akhirnya tidak lain dan tidak bukan, gerbang deket stasiun UI.

Dengan penuh semangat dan keyakinan, gw berdiri dan langsung memayungkan jakun sembari berlari menembus derasnya hujan, jarak perjalanan kira2... jauh.
Akhirnya gw tiba di TKP, setelah menuggu dengan harap2 cemas, bus itu pun mulai menampakkan kegagahannya di persimpangan jalan, syukur alhamdulillah.

Akhirnya, gw menyadari, kejadian tadi merupakan salah satu ujian Yang Maha Kuasa buat ane, sembari mempertegas bahwa, "urusan vertikal dulu baru horizontal, kalo vertikal udah, insyaAllah horizontal lancar." :)